Klinik Hati Prof Ali Sulaiman Klinik Hati Office  

GASTROENTEROLOGY | GASTROINTESTINAL ENDOSCOPY | HEPATOLOGY

    Home       About Us     Contact Us     Layanan_Klinik_Hati    Fasilitas Klinik Hati    Jadwal Praktek Dokter   Registrasi Pasien  |   Kegiatan Klinik Hati
Welcome © to liver clinic Prof. Ali Sulaiman ©

 

  Liver Organ

   Selamat Datang.....

 

BUKU AJAR

ILMU PENYAKIT HATI

Hal: 2/2
  di Klinik Hati Prof. Ali Sulaiman  

Link Artikel Hepatitis

 

Page 2

   

1

Hepatitis A

Sebaiknya memang anjuran untuk memeriksakan diri lebih lanjut dilaksanakan, karena berbagai hal bisa saja terjadi; keadaan tersebut belum tentu benar, jadi sebaiknya diulang. Atau bisa saja keadaan tersebut diatas belum tentu permanen atau menetap, sehingga pada pemeriksaan ulang ternyata negatip. Yang penting mereka tidak perlu panik dan menjadi “sakit” sebelum ada vonis yang sebenarnya apa yang terjadi.

 

Jika saja keadaan tersebut diatas tidak diketahui sekarang, dan yang bersangkutan tidak mengetahui dalam masa yang panjang bahwa dirinya sakit, maka bukan tidak mungkin mereka mengetahuinya justru sudah dalam keadaan yang sakit atau bahkan terlambat. Jadi adalah sangat tepat dan sangat dianjurkan bahwa mereka dapat melaksanakan pemeriksaan yang sesuai dengan pedoman dan protokol. In Shaa Allah kita dapat menyelamatkan para penderita yang dalam kebetulan check-up ternyata positip dari bahaya ketidak-tahuan (ignorance), sesuatu yang “kecil” yang bisa berdampak besar dikemudian hari, jika tidak dilksanakan.

 

Dengan melaksanakan hal tersebut,para penderita diajak dan dibawa untuk melaksanakan tindak lanjutan sesuai dengan tahap-tahap pemeriksaan dalam pedoman dan protokol. Selain penyelenggaraan dan penatalaksanaan penyakit (baca: pengobatan), klinik hati juga menyelenggarakan upaya pencegahan penyakit. Misalnya untuk pencegahan hepatitis B dan hepatitis A. Sudah sejak beberapa lama untuk pencegahan hepatitis B dan hepatitis A sudah tersedia vaksinnya. Dengan pemeriksaan yang sederhana dan tidak mahal dan mendapatkan vaksinasi, maka In Shaa Allah kita dapat terhindar dari terkena infeksi virus hepatitis B atau hepatitis A.

 

enanya adalah sangat baik apa bila seseorang menyediakan waktu untuk mengadakan check-up. Dengan upaya check-up seseorang bisa megetahui apakah dirinya telah terkena penyakit (mengidap)

    

 


            Upaya pencegahan dari terjangkitnya penyakit tentunya lebih baik dari pada sudah terlanjur terkena penyakitnya.

 

  Karenanya adalah sangat baik apa bila seseorang menyediakan waktu untuk mengadakan check-up. Dengan upaya check-up seseorang bisa megetahui apakah dirinya telah terkena penyakit (mengidap), apakah perlu diadakan pengobatan atau hanya perlu diawasi sampai waktu tertentu sampai bisa dinyatakan aman, atau bisa berubah menjadi aktip dan harus mendapatkan terapi atau keadaannya lebih baik dan perlu upaya mengetahui cara-cara mencegah tertularnya oleh penyakit. Untuk memeriksakan check-up hati atau “liver check-up” dapat dilaksanakan bersama check-up umum. Dengan mengadakan pemeriksaan check-up hati maka bagi yang sudah terkena dapat dilakukan upaya pengobatan dan selanjutnya melaksanakan cara hidup yang baik untuk menyembuhkan penyakit hatinya atau mencegah jangan sampai penyakitnya berlanjut.

 

Untuk penyakit hepatitis B dan C sekarang ini telah ada obatnya. Memang tidak 100% (seratus persen) semua bisa disembuhkan tetapi banyak yang bisa disembuhkan dan dicegah untuk penyakitnya menjadi berat dan lanjut. Bagi yang belum terkena maka dapat diupayakan apakah dirinya sudah aman dari terjangkit penyakit atau memerlukan imunisasi untuk mencegah tertularnya oleh hepatitis B. Bagi mereka yang sudah terkena penyakit hati menahun (hepatitis kronik, sirosis hati kompensata, sirhois hati dekompensata dan penyakit kanker hati), tentunya harus mengikuti cara-cara hidup yang menyesuaikan kepada tingkat penyakitnya.

 

Tentu saja sesuai dengan tingkat penyakitnya mereka masih dapat melakukan pekerjaan sehari-harinya dan bahkan mungkin masih sebagian besar dari para penderita tersebut diatas (penyakit hati menahun tetap  dizinkan untuk berolah raga). Harus dipilih olah raga yang sesuai untuk penyakit hati. Diet bagi penyakit hati memegang peranan penting, karena ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindarkan atau dikurangi sampai batas yang dapat ditoleransi.

 

 

oo0oo

 

2

Hepatitis B

 


 

3

Hepatitis C    

 4

Hepatitis Virus A dan B Selayang Pandang
 5 17.500.000 Millions of Peoples in Indonesia Suffers from Chronic Hepatitis.    
 6

Seminar Pencegahan dan Pengobatan Hepatitis B&C

(Rabu,5 October 2016)

   

7

Seminar Ingin Terhidar dari

Kanker Hati_dan- Sirosis Hati

(Rabu, 14 Desember 2016)

   
       
       
       
       
       
       
           


Google


Web Search Site Search

  Copyright ©2009 |   Yayasan Klinik Hati Prof. dr.H. Ali Sulaiman, Ph.D FACG   |   All Rights Reserved

m